Bendera Bajak Laut di Halaman Pemkab: Mahasiswa Unira Gempur Kebijakan Bupati Pamekasan

Pamekasan, 14 Agustus 2025— Halaman Kantor Pemkab Pamekasan mendadak berubah bak panggung perlawanan. Ratusan mahasiswa Universitas Madura (Unira) yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (14/8), dengan mengibarkan bendera bajak laut One Piece sebagai simbol sindiran terhadap Bupati KH. Kholilurrahman.

Aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua BEM Unira, Izet Alfian Fatahillah, menyuarakan berbagai tuntutan terkait kebijakan daerah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Ketegangan sempat terjadi di gerbang kantor Pemkab saat mahasiswa mencoba mendesak masuk, sementara aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat.

“Kami kibarkan bendera One Piece sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah. Bendera itu simbol perlawanan. Keadilan harus ditegakkan,” tegas Izet dalam orasinya.

Izet juga menilai ketidakadilan masih kuat dirasakan masyarakat meski Indonesia sudah merdeka lebih dari 80 tahun. Dalam aksinya, mahasiswa menuntut:

  • Perbaikan pelayanan kesehatan di RSUD Pamekasan, khususnya untuk pasien hemodialisis (HD).
  • Penertiban tambang ilegal yang diduga menjadi penyebab bencana banjir di beberapa wilayah.

Izet menegaskan, jika tuntutan tak segera direspons, massa akan kembali turun dengan jumlah yang lebih besar.

Menanggapi hal itu, Bupati Pamekasan akhirnya menemui massa aksi. Ia menjelaskan bahwa pelayanan pasien HD telah ditambah menjadi tiga shift hingga pukul 01.00 dini hari.

“Setelah itu alat kesehatan kami istirahatkan. Kalau dipaksakan, bisa rusak,” jelas Bupati Kholilurrahman.

Terkait tambang ilegal, bupati menyebut pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban, sekaligus berupaya memperbaiki fasilitas kesehatan melalui kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak lain.

Aksi yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan penyegelan simbolik ruang kerja bupati sebagai tanda desakan agar tuntutan segera dipenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *