Jakarta, 5 April 2026 — Forum Mahasiswa Madura (FORMAD) mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian menyeluruh serta menjamin keberlangsungan industri rokok lokal di Madura sebagai salah satu penopang utama ekonomi masyarakat.
Industri rokok lokal dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan, sektor ini juga menjadi tumpuan hidup bagi para petani tembakau yang bergantung pada stabilitas industri tersebut.
Ketua Umum FORMAD, Saleh, menegaskan bahwa dukungan terhadap industri rokok lokal merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap masyarakat Madura.
“FORMAD secara tegas meminta pemerintah membuka ruang yang adil bagi keberlangsungan industri rokok lokal. Ini bukan sekadar persoalan usaha, tetapi menyangkut nasib ribuan pekerja dan petani tembakau. Negara harus hadir dengan kebijakan yang mendukung, bukan justru menekan,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan adanya kepastian hukum dan kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha lokal. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui penyederhanaan perizinan, perluasan akses pasar, serta kebijakan fiskal yang lebih ramah bagi usaha kecil dan menengah.
“Iklim usaha yang sehat harus diciptakan. Industri lokal tidak boleh tersisih akibat kebijakan yang tidak adil. Pelaku usaha kecil dan menengah perlu diberikan ruang tumbuh yang jelas, termasuk kemudahan dalam perizinan dan distribusi,” lanjut Saleh.
FORMAD juga mendorong pemerintah untuk menghadirkan kebijakan afirmatif guna menjaga eksistensi industri rokok lokal di tengah dominasi perusahaan besar. Langkah ini dinilai penting demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pekerja dan petani tembakau di Madura.
Dengan dukungan yang tepat, FORMAD optimistis industri rokok lokal dapat terus berkembang, mempertahankan kearifan lokal, serta menjadi kekuatan ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
FORMAD Desak Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Industri Rokok Lokal Madura
